Inilah 6 Lokasi Dalam Rumah Yang Jadi Habitat Ji’n Dan Cara Menghalaunya!

Dunia ini bukanlah habitat untuk manusia, haiwan dan tumbuhan sahaja tapi ada lagi makhluk yang kita tak nampak turut menghuni alam ini…

Hati-hati walaupun di rumah, jangan sampai rumah anda jadi sarang ji’n. Kadang kala malam-malam kita dengar bunyi pelik sedangkan rumah kita bersih dan bebas dari tikus dan binatang-binatang lain itu tak lain dan tak bukan ji’n lah jawabnya, makhluk ni hidup di serata tempat di dalam alam ciptaan ALLAH ni. Kita berkongsi alam dengan dia cuma kita saja yang tak nampak. Mungkin kalau Allah bagi kita nampak sebelah kita pun ada 3-4 ekor. Saiz mereka kecik ja dan boleh merubah rupa, akan tetapi nabi-nabi saja yang boleh tengok depa dalam rupa depa yang sebenar. Kita manusia biasa hanya akan nampak makhluk ni semua kalau dia merupa jadi benda lain contohnya jadi manusia atau haiwan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Didalam rumah ada penghuni-penghuni (dari golongan ji’n) maka bila anda menyaksikan suatu hal (yang ganjil) maka usirlah ia 3 kali, apabila ia pergi maka biarkan, namun seandainya ia membandel (tidak ingin pergi) maka bu’nuhlah, karena ia pasti ji’n ka’fir,” (HR. Muslim)

Dan berikut beberapa ruangan didalam rumah yang paling favorit ditempati oleh ji’n dan sei’tan

1. Bilik mandi / Tandas.

Toilet adalah salah satu tempat di muka bumi yang disukai ji’n. Karena itu, Nabi SAW menganjurkan setiap orang yang akan memasuki toilet memohon perlindungan Allah SWT dengan membaca,

“Allahumma inni a’udzu bika min al-khubutsi wa al-khaba’its (Ya, Allah, aku memohon perlindunganmu dari gangguan ji’n pria dan ji’n wanita).”

2. Lubang saluran air.

Ingatkan kaum wanita agar tidak membuang air (panas) mendidih di lubang-lubang WC tanpa menyebut atsma Allah dan tidak pula memohon perlindungan kepada-Nya dari gangguan syai’tan yang terku’tuk. Kadang-kadang air tersebut dapat mema’tikan syai’tan, sehhingga keluarganya mencoba melakukan balas den’dam terhadap pemilik rumah. Kalau syai’tan-syai’tan bisa menampakkan diri (menyerupai tubuh mereka), niscaya mereka akan melakukan hal itu.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Janganlah seseorang di antara kalian ken’cing di lubang”. Mereka bertanya kepada Qatadah: “Mengapa tidak boleh ken’cing di lubang?” Qatadah menjawab: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan karena lubang itu adalah tempat tinggalnya golongan ji’n” (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ahmad).

3. Bilik kosong.

Berhati-hatilah, jangan sampai engkau membiarkan salah satu kamar di rumahmu dalam keadaan lowong dari aktivitasmu, baik tidur maupun berdzikir kepada Allah. Sebab, kalau engkau kosongkan kamar tidurmu, maka syai’tan akan tidur di atas tempat tidurmu, dan mengisi kamar kosong itu.

4. Di atas tempat tidur / kasur.

Setiap tempat tidur yang ditinggalkan berarti disodorkan kepada syai’tan untuk mereka ti’duri. Bahkan tempat tidur yang sama yang selama ini kita gunakan.

“Tidak ada satu katil pun yg terbiar di dalam suatu rumah yg tidak ditiduri oleh manusia, kecuali syai’tan akan tidur di atas katil itu…” (Akamul Marjan fi ahkamil Jaan hal.150)

5. Atap rumah.

ji’n juga tinggal di atas rumah (atap) manusia. Hanya saja, ji’n yang tingal di atas atap rumah orang-orang beriman hanyalah ji’n muslim. Dalilnya adalah hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Tidak ada satu rumah orang muslim pun kecuali di atap rumahnya terdapat ji’n muslim. Apabila ia menghidangkan makanan pagi, mereka (ji’n) pun ikut makan pagi bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, mereka (ji’n) juga ikut makan sore bersama orang-orang muslim. Hanya saja, Allah menjaga dan menghalangi orang-orang muslim itu dari gangguan ji’n-ji’n tersebut” (HR. Abu Bakar sebagaimana ditulis oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari).

6. Kandang Haiwan Peliharaan.

Bagi yang punya hewan peliharaan di rumahnya, hendaknya memisahkan kandang dari rumah utama untuk dibuatkan tempat khusus di luar rumah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Janganlah kalian shalat di kandang-kandang unta karena di sana terdapat syai’than.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Cara Mencegah Agar ji’n dan Se’tan Tidak Tinggal di Rumah Kita

1. Baca Bismillah setiap Kali masuk rumah dan makan.

“Jika seseorang masuk ke dalam rumahnya lalu ia menyebut asma Allah Ta’ala saat ia masuk dan saat ia makan, maka syai’tan berkata kepada teman-temannya, ‘Tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Dan jika ia masuk, tanpa menyebut asma Allah Ta’ala saat hendak masuk rumahnya berkatalah syai’tan: ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam, dan apabila dia tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan, maka syai’tan berkata : ‘ kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’” (Muttafaqun ‘alaih)

2. Turunkan semua foto, patung, gambar, lukisan (mahluk bernya’wa).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu dia berkata Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Jibril alaihissalam meminta izin kepada Nabi maka Nabi bersabda, “Masuklah.” Lalu Jibril menjawab, “Bagaimana saya mau masuk sementara di dalam rumahmu ada tirai yang bergambar. Sebaiknya kamu menghilangkan bagian kepala-kepalanya atau kamu menjadikannya sebagai alas yang dipakai berbaring, karena kami para malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar.” (HR. An-Nasai no. 5270)

3. Usir anji’ng di sekitar rumah.

Jangan biarkan anji’ng masuk rumah. Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anji’ng dan gambar.” (HR. Muslim).

Memelihara anji’ng yang tidak digunakan sebagai anji’ng penjaga atau anji’ng pemburu akan mengurangi pahala kita per harinya.

4. Bila berju’nub maka segeralah bersuci / mandi besar.

Jangan suka menunda mandi jun’ub, meskipun misalnya suami istri setelah berhubungan di malam hari dan sudah terlalu letih untuk mandi, setidaknya berwudhulah sebelum tidur. Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Malaikat tidak masuk rumah yang padanya terdapat gambar dan anji’ng serta orang yang ju’nub.” (HR. An Nasa’i)

5. Jangan ada bunyi-bunyi lonceng di dalam rumah.

Biasanya ada beberapa rumah atau bahkan masjid, yang jam dindingnya berbunyi lonceng setiap jamnya untuk menandakan waktu. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

“Lonceng itu adalah seruling syai’tan.” (HR. Muslim no. 5514).

Termasuk lonceng kecil sekalipun. Masih dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia memberitakan sabda Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, “Para malaikat tidak akan menyertai perkumpulan/rombongan yang di dalamnya ada anji’ng atau lonceng (yang biasa dikalungkan di leher hewan, pen.).” (HR. Muslim no. 5512)

6. Tutup pintu dan jendela dengan membaca Asma Allah saat maghrib. Rasulullah bersabda:

“Jika sore hari mulai gelap maka tahanlah bayi-bayi kalian sebab ib’lis mulai bergentayangan pada saat itu. Jika sesaat dari malam telah berlalu maka lepaskan mereka, kunci pintu pintu rumah dan sebutlah nama Allah sebab syai’tan tidak membuka pintu yang tertutup. Dan tutup rapat tempat air kalian dan sebutlah nama Allah. Dan tutup tempat makanan kalian dan sebutlah nama Allah. Meskipun kalian mendapatkan sesuatu padanya.” (HR. Muslim)

7. Membaca Al-Baqarah secara rutin di dalam rumah. Abu Hurairah berkata: Rasulullah bersabda,

“Janganlah kalian menjadikan rumah laksana ku’buran, karena sesungguhnya syet’an akan lari (kabur) dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.” (HR. Muslim). Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya sye’tan akan lari dari rumah yang dalamnya dibacakan surat al-Baqarah. Sesungguhnya rumah yang kosong adalah rumah yang hampa dari kitab Allah (al-Quran).” (HR. an-Nasai)

8. Membaca zikir pagi dan petang.

Dalam hadits disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini dalam sehari sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dih’apus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan syai’tan dari pagi hingga sore hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu. (HR. Bukhari)

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa Ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syay-in qadiiru. “Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Milik Allah kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

9. Membaca Ayat Kursi.

Seperti yang ada dalam kisah sahabat Abi Usaid Al Sa’idi. Saat kurma hasil panennya dicuri oleh syai’tan yang menjelma berwujud manusia. Abi Usaid berhasil menangkapnya dan akan membawa syai’tan itu kepada Rasulullah. Karena ketakutan, syai’tan itu berkata:

“Demi Allah akan kubuat perjanjian denganmu, aku tidak akan datang dan mencuri kurma dari rumahmu lagi. Akan aku tunjukkan satu ayat yang jika engkau membacanya di dalam rumahmu, tidak ada tempat bagiku untuk berlindung. Jika engkau membacanya di tempat makanan dan minuman, maka bangsaku tidak akan dapat menyentuhnya,” ujar syai’tan yang semakin ketakutan terhadap ancaman Abi Usaid.

“Ayat apa yang engkau maksud?”tanya Abi Ubaid penasaran. “Ayat yang kumaksud adalah ayat kursi,”jawab syai’tan itu.

10. Perbanyak ibadah solat sunnah di dalam rumah.

Seperti shalat Dhuha, Tahajud, Witir dan shalat Rawatib. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Bila seseorang dari kalian selesai shalat di masjid, hendaknya ia menjadikan sebagian shalat di rumahnya, sebab Allah menjadikan kebaikan dari shalatnya di rumahnya.” (HR Muslim no. 778)

Sumber : HambaFakir

PENAFIAN: HARMAGIDUN TIDAK PERNAH SAMA SEKALI MEMBAWA BERITA FAKE ATAUPUN HOAX SEKADAR UNTUK DAPATKAN HYPE ATAUPUN VIRAL, SEMUA ARTIKEL YANG DISIARKAN DISINI ADALAH UNTUK KITA SEMUA MUHASABAH DIRI DAN PERSIAPKAN DIRI UNTUK CABARAN GETIR YANG BAKAL MENDATANG….

Ini adalah perkongsian ilmu dan info semata-mata, tidak berniat cetuskan pa’nik atau ketidaksenangan dalam kalangan masyarakat. HARMAGIDUN tidak bertanggungjawab terhadap segala komen nega’tif berbaur cemu’han, ma’kian atau cac’ian terhadap seseorang individu atau sesuatu organisasi…

Alhamdulillah semoga perkongsian ini mendekatkan kita dengan ALLAH maha pencipta, dan sentiasa mengingatkan kita dengan ma’ti dan qia’mat yang tiba pada bila-bila masa. Harap tuan/puan dapat like dan share artikel ini kepada rakan-rakan lain mudah-mudahan bertambah ilmu kita bersama!

Sampaikanlah walau hanya sepotong ayat

> HARMAGIDUN<

Untuk pelbagai info lain boleh layari laman web dan follow telegram dibawah:

– Bagi yang ingin belajar cara trading saham secara PERCUMA boleh layari laman web https://entrybiru.com/
– Untuk mengikuti kelas intensif khas saham secara PERCUMA di telegram boleh join channel telegram https://t.me/EntryBiru
– Bagi mendapatkan sebarang info dan bahan pengajaran dan pembelajaran kurikulum sekolah rendah dan menengah boleh layari laman web https://sumberpendidikan.com/
– Untuk mendapatkan updet terkini secara lebih pantas dan mesra pengguna dari web sumberpendidikan boleh join channel telegram https://t.me/sumberpendidikan
– Sedang mencari tawaran kerja kosong kerajaan, GLC atau swasta? Layari https://travula.com.my/

Semoga ALLAH permudahkan segala urusan kita tidak kira dalam apa jua bidang diceburi. Amin!

Leave a Reply

Your email address will not be published.